**MEMAHAMI QADHA,QADAR DAN TAKDIR ILAHI**

GarismuPENJABARAN ,QADHA , QADAR DAN TAKDIR :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ-

“In the Name of Allah, the Most Gracious,the Most Merciful”.

Jika kita mencermati ayat-ayat Al-Quran maupun Al-Hadits, ataupun kitab-kitab para alim ulama yang memberitakan/membahas tentang Qada-Qadar dan Takdir,maka kita akan mendapati kalimat-kalimat yang mengesankan banyak hal yang ‘nampak’ seperti penuh‘kontradiksi dan membingungkan’. Namun, kalau kita menyimaknya dengan penuh kejernihan hati, kecermatan logika yang optimal, dan disertai dengan permohonan bimbingan dari Allah SWT,kemudian menggali lagi dari para Alim Ulama yg tingkat ilmu hakekatnya sudah tinggi,maka kerumitan dan ‘kontradiksi’ tersebut pelan-pelan akan dapat kita pahami dengan baik serta akan mendapati sebuah makna hakekat terdalam dari sebuah penjabaran tentang Qadha-Qadar dan Takdir-Nya,InsyaAllah.

Maka sahabat,

Berbicara tentang QADHA, QADAR DAN TAKDIR, yang merupakan rukun ke-6 dari Rukun Iman ini,adalah membicarakan hakekat yang sama dari asal kalimatnya,yakni merupakan kalimat majemuk /kata sifat yg mengalami perubahan bentuk menjadi bentuk kata kerja dan kata jadian.

Sehingga makna QADHA, QADAR DAN TAKDIR akan memuat perbedaan makna dan penjabaran.

BERIKUT PENJABARAN ,QADHA , QADAR DAN TAKDIR :

1.QADHA.

-Qadha memiliki beberapa arti yaitu hukum, ketetapan, perintah,kehendak, pemberitahuan, dan penciptaan. Sedangkan menurut istilah, Qadha adalah ketentuan atau ketetapan Allah SWT dari sejak zaman azali tentang segala sesuatu.

Maka, menurut istilah bahasa digitalnya ,QADHA merupakan :

-PROGRAM SISTEM SOFTWARE DAN HARDWARE -NYA.

( RANGKA DASAR PENCIPTAAN atau CETAK BIRU PENCIPTAAN ATAS SEGALA SESUATU).

2.QADAR.

-Menurut bahasa, QADAR, berarti kepastian,peraturan, dan ukuran. Sedangkan menurut istilah, qadar adalah perwujudan ketetapan (Qadha) terhadap segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk-Nya,(hal-hal yg diciptakan-Nya), yang telah ada sejak zaman azali sesuai dengan iradah-Nya.

Maka,menurut istilah bahasa digitalnya,QADAR merupakan :

-PROGRAM SISTEM VOLUME-NYA .

(Penentuan Kapasitas / Kadar,atas segala sesuatu penciptaan)

3.TAKDIR.

-TAKDIR, merupakan bentuk jamak/hasil perubahan kata dari QADHA DAN QADAR yang menjadi bentuk “kata kerja”.

Maka, menurut istilah bahasa digitalnya ,TAKDIR merupakan :

-PROGRAM SISTEM APLIKASI atau MEKANISME-NYA.

JIKA DIANALOGIKAN SECARA SEDERHANA,MAKA DAPAT DISIMPULKAN BAHWA :

I.QADHA adalah :

-KETENTUAN DASAR ATAS SEGALA SESUATU YANG DICIPTAKAN-NYA atau Penetapan atas segala sesuatu yang akan diciptakan oleh Allah SWT.

Contoh:

Alloh menentukan dan menetapkan apa yang akan diciptakan-Nya,seperti :

-Menciptakan Nur Muhammad (Software cikal bakal system kehidupan)

-Menciptakan Arsy’(Singgasana Kekuasaan-Nya)

-Menciptakan QALAM (Software cikal bakal alam semesta dan isinya)

-Menciptakan LAUHUL MAHFUZ (Software Penyimpan Data Induk.

-Menciptakan dimensi alam yg 3 (Malakut,Jabarut, dan Mulk).

-Menciptakan alam semesta berikut isinya.

-Dll,

II.QADAR adalah :

-PENENTUAN ATAS SEGALA SESUATU YANG DICIPTAKAN BERDASAR UKURAN ,KAPASITAS,MEKANISME SERTA SIFAT-SIFATNYA. ( Sunnatullah fi khalqihi ).

الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا

“…Yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagiNya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya”.(QS.25.Al-Furqaan:2)

Maka dalam hal ini ketika Allah Ta’ala menetapkan ukuran atas SEGALA SESUATU YG DICIPTAKAN-NYA ,MAKHLUK CIPTAAN-NYA TIDAK DAPAT MEMILIHNYA karena merupakan KEHENDAK-NYA.

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ ۗ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ

“Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka…”.(QS.28.Al-Qashash:68)

Seperti :

1-Allah SWT menciptakan alam semesta raya ( langit ,Tata Surya,Bumi dan isi,berikut ukuran,mekanismenya,jenis serta sifat-sifatnya),

2-Makhluk hidup dan kehidupannya (Malaikat,Jin,Manusia,Hewan dan tumbuhan,serta makhluk lainnya) berikut ukuran,mekanismenya,jenis serta sifat-sifatnya),

3-Menciptakan Syorga dan Neraka, berikut ukuran,mekanismenya,jenis serta sifat-sifatnya),

4-Dll,

Contoh:

-Tuhan menciptakan manusia berjenis Laki-laki,maka kita tak dapat menolak atau memilih untuk jadi perempuan.,begitu juga sebaliknya,kemudian Tuhan membuat sifat-sifat makhluknya,manusia diciptakan dengan disertai nafs positif dan nafs negatif,sementara hewan diciptakan hanya dengan disematkannya nafs insting (nafsyu hewani tanpa aqal)

-Dll,

-Tuhan menciptakan Siang dan malam,maka kita tak dapat merubah keadaan itu.

-Tuhan menciptakan Syorga dan Neraka,maka ,kita tidak dapat menolaknya….dsb…

III.TAKDIR adalah :

(Merupakan bentuk kata kerja dari QADHA DAN QADAR yang berkaitan dengan hukum sebab akibat).

-SEGALA SESUATU PERISTIWA KEHIDUPAN YANG DIALAMI ATAU DIJALANKAN OLEH MAKHLUK-NYA DIATAS QADHA DAN QADAR-NYA, YANG TELAH TERJADI DAN KEMUDIAN TERCATAT DALAM DATA BASE LAUHUL MAHFUZ,YANG BERKAITAN DG GARIS-GARIS SISTEM PERUNTUNGAN,NASIB,BAIK,BURUK,DAN HUKUM SEBAB AKIBAT,YG TELAH DITETAPKAN DIATAS.

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنْفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan(tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.”(QS.57.Al Hadiid:22)

Juga Renungi :

(QS.Al-Isro’ 17:13-15)
(QS.Al-Hadiid 57:22-24)

Hal ini disebut GARIS-GARIS TAKDIR :

Yakni :

1-Penetapan mekanisme kehidupan( jodoh,rejeki )dan kematian.

2-Penetapan garis-garis jalan positif dan jalan negativ.

3-Penetapan garis-garis keberuntungan dan kenaasan.

4-Penetapan garis-garis hasil usaha perbuatan/sebab akibat.

5-Penetapan garis-garis nasib/hasil.

6.Dll,

Contoh :

1.Seseorang telah berjodoh dg si A,kemudian bernasib kaya atau miskin,kemudian ada masa meninggalnya,maka mereka telah masuk ke dalam system/garis-garis TAKDIR dari Jodoh,rejeki serta kematiannya.

2.Seseorang memilih jahat,maka ia masuk ke dalam garis takdir jalan kejahatan,demikian pula seseorang berbuat baik,maka ia telah memilih garis takdir jalan positif-Nya.

3.Seseorang karena perbuatan jahatnya menjadikan ia bernasib sial,dihukum,dipenjara atau bahkan celaka,maka ia telah masuk ke dalam garis takdir hukum sebab akibat-Nya.

4.Dll,

TAKDIR ADA 2 KATAGORI :

1) TAKDIR dari Qadr dan qadha’ Mubram.

2) TAKDIR dari Qadr dan qadha’ Muallaq.

1.TAKDIR Mubram (MUTLAK / FIXED).

-Merupakan HAK PREROGATIF TUHAN,artinya bisa saja Tuhan meniadakannya/membatalkannya.

-Langit,Bumi,Air,Binatang,Tumbuhan telah di takdirkan Tuhan diciptakan sebagai benda yang demikian ,maka mereka tak punya pilihan utk berubah menjadi makhluk lain atau ingin bernasib lain,krn mereka adalah diciptakan sebagai sarana atau media bagi makhluk manusia,Jin serta Malaikat.

-Penetepan rejeki tetap (penghidupan) dan kematian,

(Bahwa Tuhan telah menentukan rejeki rata-ratanya kpd makhluknya serta penentuan umurnya)

-Terjadinya musibah,bencana,epidemic (Pageblug) ,penyakit pada suatu wilayah,ditetapkan olehTuhan karena berkaitan dg hukum sebab akibat pada mekanisme kehidupan atas perbuatan makhluknya itu sendiri.

(Beberapa ulama menjelaskan rahasia,bahwa pada bulan Sapar,Malaikat atas ijin Alloh menyebarkan segumpal awan musibah yg berisi 1000 malapetaka diangkasa,sekaligus Dia juga menyebarkan segumpal awan yang berisi 1000 Rahmat diangkasa,yg terbang kesana kemari meliputi sepak terjang perbuatan umat manusia,

Maka begitulah para ulama menganjurkan kita umat yg beriman utk selalu memanjatkan doa perlindungan agar tidak terkena /terjaring oleh gumpalan awan naas tsb,karena awan malapetaka tsb akan menghampiri orang2 yg berbuat kejahatan,sehingga dg doa mohon perlindungan tsb,maka gumpalan awan malapetaka tsb menjauh dan kita akan dihampiri awan Rahmat-Nya,

Itulah kenapa dibeberapa adat wilayah negeri ada yg mengadakan seremoni upacara tolak bala’ yg disebut “REBO WEKASAN” dan ada upacara Sekaten “1 SURA” di adat keraton Jogjakarta,”GREBEGAN”,dsb)

Muhammad SAW bersabda :

“La Yuroddul qadha’ illa biddua’

“ Maksudnya:

” Tidak akan terubah qadha melainkan dengan doa.”

2.TAKDIR Muallaq ( Iradah / WENANG / OPTION):

(TAKDIR dg dibuatnya Jalur pilihan/Option yg berhubungan dg ikhtiar makhluk-Nya).

Adalah ketetapan yg telah dibuat oleh Tuhan tetapi makhluknya (manusia dan Jin),diberi kesempatan untuk merubah dan memilihnya,kemudian Tuhan yg menentukannya kemudian/berkehendak.

-Dalam hal ini Tuhan memberikan kebebasan pilihan pada manusia untuk memilih jalan nasibnya,Kaya miskin,baik jahat,Syorga Neraka,dsb,

-Namun Tuhan menghendaki agar manusia mengikuti perintahnya agar masuk ke dlm SISTEM2-NYA YG SELAMAT SEJAHTERA.

Contoh:

-Manusia menjadi jahat,maka itu bukan takdir,tetapi manusia itu sendiri yg memilihnya,sedangkanTuhan sudah memberi petunjuk jalan yg lurus.

Maka,jika Suatu hari sampai manusia mati dan tetap dlm kejahatan,maka ia akan masuk ke dlm garis takdir-Nya yaitu masuk Neraka…

-Manusia menjadi miskin (miskin lahir batin),maka itu bukan takdir,tapi Tuhan telah memberi garis2 besar petunjuk manusia untuk kaya.

Nah,jika ia miskin,maka,pasti ada yg salah dari manusianya,maka,akhirnya ia masuk ke dlm sistem ketetapan garis2 “MISKIN”,dsb….

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ

“Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. “,(QS.13.Ar Ra’d:11)

Juga renungi : (QS.Ar-Ruum:36-37)

-Manusia menjadi sesat/ingkar/jahat,maka itu bukan takdir bagi orang tsb,tetapi manusia itu sendiri yg memilih pilihannya ke jalur takdir sesat.

إِنَّا هَدَيْنَاهُ السَّبِيلَ إِمَّا شَاكِرًا وَإِمَّا كَفُورًا

“Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.”(QS.76.Ad-Dahr/Al Insaan:3)

Maka,marilah kita menulis takdir kita sendiri menuju GARIS2 KETETAPAN YG DIRIDHOI-NYA…

Salam Cahaya-Nya…

Kelana Delapan Penjuru Angin,

Jatiwaringin,17 Juni 2013

CopyRights@2013

Reff.

-KH.M.Syamsuddin-Kranggan-Jateng

-Abah Sang Pencerah Kota Tegal

-Al-Qur’an terjemah DEPAG R.I

http://kamarudintoyoas-sabahi.blogspot.com/2011/11/qadha-dan-qadr-menurut-ahli-sunnah-wal.html.

– Hadis Arbain an-Nawawi

-Asas Akidah al-Islam,

-Kitab Tijaanud Daraarii ( Sifat 20 )

7 thoughts on “**MEMAHAMI QADHA,QADAR DAN TAKDIR ILAHI**

  1. Ping-balik: 9 (Sembilan) UNSUR ROH YANG TERDAPAT DALAM DIRI MANUSIA JANGAN MENYANGKA JIKA DIRI MANUSIA HANYA BERUNSUR SATU JENIS ROH SAJA | Abah Yunaz

  2. Saya sependapat dengan esensi penjabaran di atas, bila boleh menambahkan maka takdir adalah pertemuan anatara 2 komponen tadi dan 1 lg, irodat-Nya Allah, bisa dicapai deng qodar berupa doa dan ubudiyah lainnya, atw hak mutlak milik Allah. Wallahua’lam.

  3. Qada dan qadar haqqullah, sebagaimana baik dan jahat itu datangnya dari Allah..!!! Demikian itu kesemua yang berlaku pada sesaorang adalah hasil dari tindakan pemikiran sendiri. Jika sesaorang bertindak dengan pikiran yang buruk sangka atau pikiran yang jahat, kesakitan menyerapi nya..!!! Sebaliknya kesehatan mendampingi nya seperti bayang bayang yang tidak akan meninggalkan nya. Wasallam..!!!

  4. ok saya sependapat dengan uraian qoho qodar dan takdir di atas
    tapi menimbulkan pertanyaan
    jadi klo memang pengertiannya begitu maka allah belum tau nasib manusia akhirnya itu gimana…

    • Al-Khabir adalah satu dari 99 sifat Alloh yang bermakna Maha mengetahui sesuatu, juga Al-Ilm…..

      Mengetahui juga bagian dari sifat manusia,hanya tidak segalanya. contoh:
      manusia mengetahui pengetahuan matematika, 2+2=4 dg menghitung, lalu manusia bisa tahu info dunia lain via media/TV. jika ingin tahu berita politik maka tinggal setel itu TV/lainnya, hanya manusia tidak tahu akhir nasibnya/keadaannya.

      Maka bagi Alloh sangat mudah utk tahu segala sesuatu sebab Dia Maha/Sang pembuat program dg Maha teknologi milik-Nya….

      maka bagaimana maksud pertanyaan anda : “………….jadi klo memang pengertiannya begitu maka allah belum tau nasib manusia akhirnya itu gimana…?”

      Salam

  5. Ping-balik: MELURUSKAN PEMAHAMAN TENTANG : BI IDZNILLAH, IRADHATILLAH DAN BI QADRILLAH – Majelis Dzikir As-Shalihin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s